Alice mendengus sebal ketika mengingat rencana mereka hari itu gagal total. Dia melirik laki-laki yang duduk di sampingnya sebelum melemparkan sebuah tisu bekas ke wajah laki-laki itu. "Apaan?" tanya Ervin sembari meletakkan ponselnya ke atas meja. "Gara-gara lo, hari itu berantakan." Ervin menaikkan sebelah alisnya sembari berucap, "Kenapa jadi nyalahin gue? Waktu itu mobil gue kecemplung ke sungai 'kan gara-gara lo. Kalau lo enggak sok bisa nyetir, kita enggak bakalan berakhir basah." Alice mengerucutkan bibirnya sebal. Dia bingung harus melakukan apa agar dapat merebut David dari adik kembarnya. "Gue aja yang nyetir," ucap Alice sembari mendorong tubuh Ervin ketika Ervin hendak masuk ke dalam mobil. Ervin mengernyitkan keningnya. "Emang lo bisa nyetir?" Alice hanya tersenyum mi
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


