38 | Pergi

1217 Words

Hatinya sakit mengingat kini dia dan David telah berbeda dunia. *** Cia menatap batu nisan yang berada di depannya dengan mata berkaca-kaca. Tubuhnya terduduk lemas di samping gundukan tanah itu. Air matanya yang dari tadi dia tahan lolos begitu saja dari pelupuk matanya.  Sakit. Mengapa orang yang dia sayangi harus pergi secepat ini?  Dia mengusap batu nisan itu sebelum dia memeluknya erat. "Kena-pa kamu pergi meninggalkan aku, Vid?" lirih Cia sembari memejamkan matanya.  Alice menarik tubuh Cia menjauh dari makam David. Dia langsung menampar pipi Cia meninggalkan jejak kemerahan di sana.  "SEKARANG LO PUAS 'KAN?!" bentak Alice membuat Cia menggeleng pelan.  "Gara-gara lo, Cia. Gara-gara lo, dia pergi dari sini. Semua ini karena lo," lirih Alice sembari menggelengkan kepalanya. 

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD