Pagi ini Bella kembali menjadi gadis pendiam. Kebahagian yang sempat membuat hari-harinya ceria kini redup kembali. Dia memilih memakan salad buah yang sebenarnya tidak memiliki rasa di mulutnya. Bik Inah menatapnya dengan iba, tapi mengasihaninya juga tidak akan memberi solusi apapun. "Non, hari ini ada kesibukan ngga?" tanya bik Inah. Bella menoleh sekilas lalu menggeleng. "Mau ngga kalau bibik ajak ke pasar?" tanyanya. Bella mengerutkan kening sambil menatapnya. "Non Bella kan belum pernah ke pasar, biar tau di pasar itu seperti apa." Ucapnya. Sebuah suara ketukan di pintu menjeda pembicaraan mereka. Bik Inah segera berlari menghampiri untuk membukakan pintu. "Eh, mas Al, pagi-pagi udah mampir aja," ucap bik Inah. Bella menghentikan sarapannya dan meneguk air minum di depannya. Dia

