Sara kembali menghampiri Bella setelah mereka pulang. Dia menatap Bella dengan seksama untuk memastikan kalau dia bisa istirahat dengan baik. "Aku tau kamu tidak tidur," ucap Sara. Bella yang tidur miring membelakangi pintu masak tiba-tiba membuka mata. "Aku juga mau kalau kamu mau cerita," tambahnya. Dia duduk di sisi tempat tidur tepat di belakangnya. Bella memutar tubuhnya hingga menatap langit-langit kamar. Sara menoleh kemudian tersenyum kecut. "Ada masalah apa?" tanya Sara dengan suara lembut. Raut wajah Bella tampak sedih mendengar pertanyaan itu. Dia melirik sekilas pada Sara lalu berusaha tersenyum. "Kalau seandainya teman baikmu tiba-tiba berubah setelah memiliki pacar, apa itu wajar?" tanya Sara. "Tergantung seperti apa perubahannya," jawab Sara. "Dia tidak lagi sama sep

