Sesel mulai merasa gelisah setelah mendapat peringatan sekaligus ancaman dari Al. "Gue harus bertindak lebih cepat, Al ngga boleh ketemu mba Sara," ucapnya saat sendiri di dalam kamarnya. "Dan lu Dimas, karna lu udah berani nolak balikan sama gue, jangan pikir lu bisa dekat dengan Dewi."Ucapnya sambil mengepalkan tinjunya. Di sisi lain, Dimas merasa kalau Al sudah sedikit melampaui batas terhadap Sesel. Bagaimana pun kesalahan yang dia perbuat, dia tetaplah wanita. Tidak seharusnya Al menamparnya. Apalagi Al melakukannya di depan mereka. Selain mendapat sakit hati, Sesel juga pasti merasa malu. "Al terlalu buru-buru, rencana gue untuk mencari tau tentang perubahan Sesel belum mendapat hasil apa-apa. Percuma gue pura-pura menerima perubahan Sesel kalau begini." Gumamnya. "Apa sebaiknya

