Semua siswa dikelas unggulan itu terlihat mengikuti pelajaran dengan antusias. Di depan ada wali kelas yang mengajarkan mereka tentang bab terakhir dari pelajaran mereka. Reno yang biasanya selalu mengantuk dan menguap bahkan terlihat segar dan fokus. Dimas juga terlihat sama, tangannya sibuk menulis pada buku tulis yang memang selalu dia gunakan untuk merangkum penjelasan guru secara teori. Albert yang kini memilih duduk bersama siswa lain juga terlihat fokus. Hingga akhirnya kejadian tadi pagi kembali melintas di ingatannya. Dia terenyuh dan sedikit merinding. Dia menghusab tengkuknya lalu berusaha melupakannya. "Apa ada Al? apa ada masalah dengan lehermu?" tanya Buk guru membuatnya seketika melepas tangannya. "Maaf buk," jawabnya. Bu Rita melanjutkan kembali penjelasannya hingga satu

