Sara terlihat begitu sibuk menyiapkan makan malam. Dia belum istirahat dari siang, dia mencari bahan untuk memasak dan bahkan memindahkan semua dekorasi dapur. Sekarang dapur itu tampak lebih rapi dan modern. Selain warna yang sudah diganti menjadi senada dengan warna tembok, dia juga mengganti dari bentuk lonjong menjadi bulat. Setidaknya meja itu bid menampung enam sampai tujuh orang sekarang. "Sudah beres, mereka pasti suka." Sara tersenyum lebar sambil me lap tangannya pada celemek yang menggantung di badannya. "Bik, tolong bunganya diganti setiap hari ya, dan ingat jangan di letakkan di meja makan. Letakkan saja di dekat jendela. Karna udara masuk dari sana, jadi aromanya lebih tercium," titahnya. Bik Inah tampak tersenyum pertanda setuju. Dia juga terlihat mengagumi dekorasi yang d

