“Ka-kakak pengen mencoba apa? Juga, khilaf seperti apa maksudnya?” gugup Bina. “Mencoba melakukan hubungan yang agak di luar batas. Kakak udah coba menahan diri, tapi ternyata nggak gampang,” jawab Niko. “Boleh ya, Bin? Sekali aja,” bujuknya. Bina tidak menjawab. Di satu sisi wanita itu merasa takut. Bina juga sadar kalau mereka tidak boleh melakukan hal se-jauh ini. Namun di sisi lain, Bina juga menginginkannya. Ia wanita normal yang hasrat dan rasa penasarannya telanjur menggila. Niko mulai membuka celananya. Sungguh walau takut, Bina tak punya niatan untuk menahan pria itu. Sampai kemudian, Niko mulai melepaskan underwear Bina yang merupakan penghalang terakhir di antara mereka. Perlahan pria itu membuka kaki Bina lalu memosisikan diri untuk memulai penyatuan tubuh mereka. “Binaaa,

