bagian 88 - Ibu.

1710 Words

"Ibu ... akan melakukan apapun, agar mendapat maaf darimu." ucapnya bersungguh-sungguh. Aku tersenyum miris, menyenderkan tubuh disisi ranjang. "Keluarlah ... aku ingin beristirahat," usirku halus. Terserah jika di bilang aku tidak sopan, aku hanya risih jika harus berlama-lama dengan perempuan itu. Ibu tersenyum pahit, menganggukkan kepala lalu beringsut dari ranjang. "Loh Ibu ada disini?" ucap Mas Yas sedikit kaget saat masuk ke dalam kamar dan mendapati, Ibu ada disini. "Iya Yas, Ibu tadi bicara sebentar sama, Fiona." balas Ibu dengan langkah kecil menuju pintu kearah, Mas Yasir. "Bicara?" Mas Yas terlihat tidak yakin dengan apa yang dia dengar. "Istirahatlah ... sudah malam, besok harus kerja." ucap Ibu pada suamiku. "Iya, Buk. Ibu juga ya. Jangan terlalu banyak pikiran," Mas Y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD