Kegiatan Baru

695 Words
Tidak terasa Dini dan Bi Ismi ngobrol lebih dari satu jam, hingga jarum jam mengarah di angka setengah lima sore “Bi, sudah  jam setengah lima sore” “Bibi harus siap-siap untuk pulang, kan” kata Dini mengingatkan Bi Ismi Spontan Bi Ismi melihat jam dinding di belakangnya “Eh iya ya Non, sudah jam setengah lima” “Nggak kerasa ya Non, ngobrol sama Non Dini seru banget sih, Bibi jadi nyerucus terus” jawab Bi Ismi sambil senyum “Sama, ngobrol sama Bi Ismi seru banget, kenapa baru sekarang kita punya waktu bisa ngobrol begini” “Besok-besok di ulang lagi ya Bi, ngobrol-ngobrolnya” “Dini seneng punya teman cerita kaya Bi Ismi” kata Dini “Ya sudah Bi, Dini ke kamar dulu ya” “Bi Ismi kalau pulang hati-hati di jalan” “Besok kesini lagi ya, masak yang enak sekaligus cerita-cerita lagi sama Dini” kata Dini sambil melangkah meninggalkan dapur “Siap Non Dini” jawab Bi Ismi semangat Dini melangkah menuju kamarnya untuk mengistirahatkan diri. Badannya terasa sangat lelah setelah seharian berkeliling. Namun Ia cukup terhibur setelah bercerita banyak dengan Bi Ismi “Seru juga bisa ngobrol sama Bi Ismi” gumam Dini “Cukup meringankan pikiran setelah cukup lelah seharian” ucap Dini dalam hati “Rebahan bentar, nanti lanjut cari lowongan lagi, siapin nulis lamaran dan kirim lagi” ucap Dini penuh semangat Dini merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya. Hingga tidak terasa Ia tertidur dengan lelap. Ibu Dini, Rumi telah sampai di rumah, disambut hangat oleh Bi Ismi “Sudah pulang, Bu?” sapa Bi Ismi kepada majikannya “Iya Bi, untuk makan malam nanti Bibi masak apa?” tanya Rumi kepada Bi Ismi “Masak cap jay dan ayam asam manis” jawab Bi Ismi “Wah, Bapak nanti pasti lahap makannya, lauknya ayam asam manis” kata Rumi “Iya, Bu” jawab Bi Ismi “Non Dini juga sudah pulang, Bu” “Sudah makan juga barusan” kembali Bi Ismi berkata “Oh gitu, ya Bi” jawab Rumi singkat “Bu, saya pamit dulu, Bu” kata Bi Ismi kepada Rumi “Oh iya, Bi, silahkan, hati-hati di jalan Bi” jawab Rumi Setelah Bi Ismi pulang, Rumi segera membersihkan diri, bersiap menyambut suaminya, Bhaskara, yang sebentar lagi pulang. Namun Ia penasaran dengan Dini, yang kata Bi Ismi sudah pulang namun belum juga keluar dari kamarnya “Biasanya jam segini Dini sudah duduk rapi di depan TV” “Ini kok masih anteng di kamar” gumam saat tak melihat Dini Rumi mencoba menjawab rasa penasarannya, Ia menuju kamar Dini untuk melihatnya. Ia ketuk pintu kamar Dini “Tok tok tok” Rumi mencoba mengetuk pintu kamar Dini, namun tidak ada jawaban dari dalam kamar “Ceklek” dibukanya perlahan pintu kamar Dini dan terlihat Dini sedang tidur di kasurnya “Tumben, jam segini sudah tidur” gumam Rumi Dilihatnya kamar Dini, jarang sekali Ia masuk di kamarnya Dini. Ia cukup takjub dengan isi kamar anaknya. Barang-barang tertata dengan rapi dan bersih “Biarin lah, capek mungkin setelah mengirim surat lamaran pekerjaan” kata Rumi dalam hati Rumi berjalan meninggalkan kamar Dini dan dengan perlahan menutup pintu kamarnya. Tak lama kemudian, yang ditunggu pun tiba, Bhaskara sang suami sampai di rumah, disambutnya dengan hangat “Ayah pulang” sapa Bhaskara kepada istrinya “Sudah sampai, Mas” jawab Rumi kepada suaminya “Langsung mandi, Mas, Bi Ismi masak cap jay dan asam manis” kembali Rumi berkata “Wah, lezat itu, siap langsung mandi” jawab Bhaskara Selesai membersihkan diri, Rumi menemani suaminya makan di meja makan sambil ngobrol ringan. “Kerjaan hari ini lancar, Mas?” tanya Rumi mengawali percakapannya dengan suaminya setelah menghabiskan makanannya “Syukurlah, lancar semua, Bu” jawab Bhaskara “Dini kok tumben nggak makan bareng, Bu?” tanya Bhaskara kepada istrinya “Tadi barusan Ibu cek, Dini tidur di kamar, Mas” jawab Rumi “Lah, tumben, jam segini tidur” tanya Bhaskara “Sepertinya capek, Mas, habis ngirim surat lamaran pekerjaan tadi” jawab Rumi “Hmm, gitu ya, padahal aku penasaran mau tanya-tanya sama Dini lho” kata Bhaskara
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD