Bab 29

2121 Words

Hari sudah sore, semburat jingga terlihat menghiasi seisi kampus. Faya pun berjalan menyusuri jalan kampus yang masih saja ramai. Ini waktunya gadis itu pulang. Akhirnya hari melelahkan ini terlalui juga. "Faya!" Teriakan namanya itu membuat Faya menghentikan langkahnya. Ia pun menoleh, dan mendapati dari kejauhan Gema berlari ke arahnya. "Pulang bareng gue," ucap Gema ketika ia sudah berada di depan Faya. Nafas lelaki itu tidak karuan. Faya menatap Gema malas, "ogah!" Ucapnya dengan sinis. Faya kembali berjalan meninggalkan Gema. "Kenapa lagi sih Fay?" Tanya Gema seraya mengimbangi langkah kaki Faya. "Gue pulang sendiri," jawab Faya ketus. Tanpa pikir panjang, jurus kekuatan lelaki Gema pun keluar. Ia menarik tangan Faya kuat-kuat. Mengabaikan kenyataan jika mungkin saja Faya bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD