Alex membenahi dasinya, corak garis merah tua dengan kemeja abu-abu membuatnya nampak seperti lelaki misterius, tampan dan berkelas. Alex berjalan keluar kamarnya ketika sudah percaya diri dia paling tampan saat ini. Malam ini dia akan menjemput Kiara, mengajak gadis itu kencan. "Bunga, boneka, coklat, bunga, sertifikat tanah apakah sudah siap?" tanya Alex kepada Rovi, pengawal pribadi barunya yang dia rekrut kemarin malam. Jangan tanya kemana pengawal lama Alex, karena jelas sudah mati tergeletak kaku, seluruh darahnya habis Alex minum. Begitulah Alex bertahan hidup, darah segar manusia jauh lebih membuat dia semakin kuat dan tangguh. Bahkan nampak lebih muda kembali. "Sudah, sudah saya siapkan semuanya di mobil Pak." "Good." Alex lalu melajukan mobilnya sendiri tanpa supir menuju rum

