“Kau yakin tidak membawa makan siang?” tanya James memastikan dan Emma hanya mengangguk dengan semangat. Hari ini adalah hari di mana Emma memasuki sekolah baru, sebuah sekolah menengah atas yang bernama Lycée Louis-le-Grand dimana sekolah itu sudah memiliki banyak prestasi besar. James benar-benar bangga padanya, dan yakin pula bahwa Kayla dan Devan juga berbahagia. “Kira-kira, lingkungan baruku seperti apa, ya?” gumam Emma penasaran. Sekolah itu sudah menjadi impiannya sejak kecil, tentu saja Emma belajar dengan giat mulai sejak jauh-jauh hari. Mereka berdua sudah sampai di depan gerbang sekolah. Ini sangat menyenangkan, melihat banyaknya siswa yang bergurau kesana-kemari, tidak lupa seragamnya yang benar-benar berkelas dan elegan. “Aku akan pulang sendiri menggunakan bus sekolah,” p

