43. Pencarian

2096 Words

"Nad.." "Iel." Nada menoleh dan memeluk erat Iel. Hari ini, Nada tidak lagi menangis. Ia hanya lebih banyak diam sambil menatap ke arah kamar Kevand. Ia ingat kalau Kevand tidak suka kalau ia menangis. Jadi, sebisa mungkin Nada tidak lagi menangis. "Aku di sini." bisik Iel. Kata-kata itu seolah menjadi penenang bagi Nada yang kini menutup matanya erat. "Kata mama kamu, kamu nggak tidur ya, semalem?" "Aku tidur, kok." sahut Nada pelan. Tentu saja Nada berbohong. Ini sudah dua hari dan Kevand masih belum ditemukan. Bagaimana ia bisa tidur? Padahal, ia sudah mengunci pintu kamarnya. Tetapi, ternyata ibunya tahu kalau ia tidak tidur. "Mata kamu merah banget." Nada hanya bisa diam. Ternyata, matanya memang tak bisa bohong. "Tidur ya, Nad." "Nggak." Nada menggeleng pelan. "Aku mau nun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD