❝Ini hati, bukan teh celup saribau. Pertama kau tenggelamkan, kemudian kau gantungi, setelah itu kau buang. Tinggal ampas!❞ Tertanda, ampas yang terbuang. *** "Al?" Alyviah hanya berdeham. Kali ini dia benar-benar menjadi cool girl. "Lo block gue?" hati Alyviah melemas seketika. "Gu-gue---hp gua eror, Raf." Alyviah terbata menjawab karena cukup kaget bagaimana Rafka bisa tahu kalau ia telah memblokirnya. Emang bisa tahu ya? batin Alyviah. "Sini hp lo!" "Bu-buat apa?" Rafka menatap tajam Alyviah, tatapannya seolah bicara, cepetan! Alyviah pasrah menyerahkan ponselnya ke Rafka. "Mau apa sih?" tanyanya penasaran saat Rafka mengotak-atik ponselnya. Capek-capek gue ngeblock, eh di unblock! batin Alyviah mengomel sendiri sesaat setelah Rafka menyerahkan ponselnya kembali. "Jangan

