Phoenix Eyes IV [Part 45]

1539 Words

"Derren...." Darah, menetes dari pelupuk mata Belve. Mata yang menggambarkan bagaimana sakitnya tubuh itu. Matanya seperti terbakar, Belve hanya bisa melihat warna merah dimana-mana. Bahkan, wajah Derren tak bisa lagi ia kenali. Akhirnya, Belve memutuskan untuk menutup matanya, dari pada melihat betapa menyeramkannya penglihatannya sekarang. "Hai," sebuah suara lembut, menyapa pendengaran Belve. Membuat pemilik manik merah itu, mengedarkan pandangannya cepat. Mencari, suara siapa yang berdengung di telinganya. Kemudiam Belve terdiam. Melihat mahluk apa yang berada dihadapannya itu. Phoenix. Burung legenda yang bersemayam ditubuh Belve, kini menunjukkan wujudnya. Ternyata, Belve pernah melihat Phoenix waktu masih berada didunia manusia dulu. Wujudnya seperti burung merak. Dengan warna

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD