Part 48

2020 Words

Olivia menggeleng-gelengkan kepalanya heran saat melihat satu persatu pakaian berterbangan di udara. Lemari yang tadinya dipenuhi dengan baju kini perlahan mulai berkurang karena si pemilik sibuk melemparkannya ke sembarang tempat saat merasa bahwa baju itu tidak sesuai dengan yang ia inginkan. Selain itu suara keluhan seorang gadis yang tidak lain adalah Clarisa itu juga memenuhi setiap sudut ruangannya membuat Olivia semakin kebingungan harus seperti apa membantunya. "Bukankah kalian hanya akan pergi untuk makan siang? aku lihat begitu banyak pakaianmu yang bisa dipakai," kata Olivia mulai buka suara. Clarisa menghembuskan nafas gusar kemudian duduk di ranjang melihat lemarinya yang sudah hampir kosong setengahnya. "Tetap saja tidak ada yang sesuai untukku. Aku tidak ingin terlihat ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD