Clarisa melangkahkan kakinya memasuki mansion yang sudah cukup lama tidak ia pijaki. Semuanya masih terlihat sama, tidak ada yang berubah. Selera kakaknya itu memang tidak pernah berubah, lagi pula Clarisa tahu bahwa Bian pasti tidak memiliki waktu untuk memikirkan menata ulang mansionnya dengan konsep yang berbeda. Ia pasti akan memilih untuk membeli mansion baru saja dari pada harus merubahnya. "Apa ada yang lain yang bisa aku bantu? jika tidak aku akan pulang sekarang." Clarisa menoleh pada Reno yang sejak tadi mengikutinya. Reno yang ikut pulang ke Indonesia bersama Clarisa seperti yang diperintahkan Bian memutuskan untuk mengantarkan Clarisa hingga sampai ke mansion Bian. "Tidak, kau bisa pulang sekarang." "Baiklah." Reno memberikan koper Clarisa yang sedari tadi ia bawa kemudian

