"Apakah ini tidak berlebihan? aku sedang hamil Bian, bukannya lumpuh." "Diamlah Sayang, sebentar lagi kita akan sampai ke meja makan." Olivia mendengus kesal terpaksa pasrah dituntun Bian dengan sangat hati-hati untuk sampai ke meja makan. Bian baru bisa bernafas lega setelah melihat Olivia duduk di meja makan dengan selamat. Entah apa yang ditakuti, padahal Olivia hanya di rumah saja. Tapi sejujurnya ia hanya takut Olivia terjatuh yang akan membahayakan bayinya nanti. Olivia tidak menyangka bahwa Bian akan lebih protektif lagi padanya sejak tahu ia sedang hamil seperti ini. "Bagaimana, apa aku calon ayah yang cukup keren?" tanya Bian usai mengambil posisi duduknya. Bian berkata dengan nada datar, namun terdengar menggelikan di telinga Olivia. Suaminya mendadak menjadi sangat narsis. "K

