Bersikap Dingin Lagi

1718 Words

Aku duduk gelisah di depan ruang pemeriksaan bersama Anthony. Cukup lama Karin diperiksa karena takut dia mengalami cedera di dalam akibat benturan. Anthony berusaha menenangkanku yang tidak bisa duduk dengan tenang. Tak berselang lama, Dokter Fandi yang tengah berlari mendekat membuat kami serempak menoleh. Untuk apa dia ke sini? "Bagaimana kondisi Karin?" tanyanya dengan napas terengah. Seperti orang yang habis berlari ratusan kilo saja. "Masih diperiksa," jawabku dingin. Aku tidak suka melihatnya di sini. Dia melanggar janjinya padaku yang berkata tidak akan pernah menunjukkan wajahnya lagi. "Apa yang terjadi dengannya? Bagaimana dia bisa terjatuh?" tanyanya khawatir. Aku berdiri sembari menatap tak suka kepadanya. "Bagaimana kamu bisa tahu tentang Karin?" tanyaku tanpa menjawab

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD