Nathan - 39

1578 Words

“Kau memikirkan sesuatu?” tanya Jacob saat mendapati Irene yang termenung seorang diri dan tampak kesedihan bergelayut di wajahnya. “Ya, aku merasa sedih dengan apa yang terjadi pada Nathan dan Anya. Aku tidak mengerti apa yang sesungguhnya diinginkan Valerie.” Suara Irene terdengar kecewa dan tak mengerti. “Apa salah Anya? Apa salah mereka?” Membuat Irene tak habis pikir, ia menggeleng kepala dengan pelan. Jacob memeluk Irene dari belakang. “Aku yakin mereka akan baik-baik saja, Sayang.” Kecupan mendarat di bahu Irene, menciptakan ketenangan bagi Irene. Langit terlihat kelabu pagi ini, awan putih tak lagi secerah biasanya. “Aku ingin kopi buatanmu,” bisik Jacob membuat Irene menoleh. Ia melepaskan pelukan Jacob suaminya. “Jacob, kau tahu Jen pergi dari rumah ini?” tanya Irene, memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD