-18-

940 Words

“Kira-kira sampai jam berapa nanti?” “Siangan mungkin.” “Ya udah, hati-hati nyetirnya,” kataku setelah melirik jam dinding sekilas. “Hmm, assalamu’alaikum.” “Wa’alaikumsalam,” jawabku lalu percakapan kami berakhir. Sambil nunggu Syuja yang pagi tadi baru turun dari Semeru, aku beranjak ke dapur lanjut bantuin Ibu bikin kue. “Itu tadi Syuja?” tanya Ibu begitu aku duduk di samping beliau, mengambil satu cetakan pie dan mengisinya dengan adonan. “Iya.”  “Jadi pulang hari ini?” “Jam delapan tadi udah perjalanan pulang.” “Apa nggak ngantuk? Kan subuh tadi katanya baru dari puncak kan?” Aku mengedik, tak tahu harus menjelaskan bagaimana tentang siklus tidur Syuja dan teman-temannya yang tak sama dengan orang lain. Selepas dhuhur, aku pamit sambil membawa setoples pie s**u yang kubuat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD