Arka POV Gue menatap kosong kearah luar jendela cafe. Tangan gue masih setia mengaduk kopi yang tadi gue pesan. Udah berulang kali gue menghembuskan nafas panjang berharap perasaan gue lebih tenang. Tapi tetap gak ada perubahan. “Mau sampai kapan sih lo sama Selena diam distatus friend zone kalian?” Pertanyaan Cacing itu bikin gue mengalihkan pandangan kearah Cacing. “Maksud lo?” “Mau sampai kapan kalian sama-sama gak sadar sama perasaan kalian selama ini? Kalian terlalu menyembunyikan perasaan itu rapat-rapat tapi kalian gagal bikin baunya gak tercium,” mata gue memicing dengar omongan Cacing. Selama gue temenan sama Cacing, baru kali ini gue ngerasa omongan Cacing berat banget. “Lo ngomong apa sih Cing? Kepala gue lagi pusing nih. Lo jangan bikin gue tambah pusing.” “Lo sadar gak s

