Chapter 23

573 Words

Arka POV Makin hari makin dekat sama ujian nasional. Mungkin ini selalu dirasain sama siapapun yang bakal ngadepin ujian nasional. Deg-degan! Apalagi dari tahun ketahun, ujian nasional makin diperketat, ketatnya udah kayak rok cabe-cabean. Beberapa ujian yang lainnyapun juga udah gue lewatin. Mungkin waktu pembagian muka gue emang datang paling awal jadi dapat muka yang ganteng maksimal gini. Tapi waktu pembagian otak, kayaknya gue rada telat. Jadi gak terlalu pinter. Tapi jangan mikir gue b**o-b**o banget. Gue pinter. Tapi gak pinter banget. Malam ini gue belajar habis-habisan karna besok adalah hari pertama ujian nasional. Mengingat apa cita- cita gue, kayaknya gue harus berusaha keras. Gue bolak-balik buku buat bahas materi yang gue rasa kurang gue pahami. Tapi makin gue bolak-balik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD