Chapter 41 (Author POV)

1592 Words

Sedangkan disisi lain, di sebuah ruangan tertutup berdominan putih dengan hawa dingin dan tegang yang menyelimuti terdapat dua orang laki-laki yang tengah berselisih paham. Seorang laki-laki yang berusia lebih tua beberapa tahun terlihat menatap tajam adiknya yang hanya diam dengan raut wajah yang bersalah. Dia mengepalkan tangan saat mengetahui tindakan ceroboh dan bodoh sang adik yang membuatnya sangat geram. "Benar-benar bodoh! Kenapa kau memberitahu Aurora tentang identitas si pengirim pesan itu, hah?!" sentak Alean pada lelaki di hadapannya, Alvian. "Kau tahu, dia adalah orang yang nekat dan berkuriositas tinggi. Dengan mengatakan siapa orang yang telah mengirimi pesan, apalagi itu menyangkut keselamatan Tante Diana aku yakin cepat atau lambat Aurora pasti akan datang untuk menemui p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD