Chapter 59 (Author POV)

2269 Words

     Di depan ruang ICU beberapa orang tak henti hentinya terus memanjatkan doa untuk dua orang yang tengah berjuang di dalam sana. Deva, lelaki itu sejak tadi hanya menatap datar pada ruang ICU yang masih tertutup. Tatapannya terlihat kosong seakan tidak memiliki gairah hidup sama sekali.      Sedangkan di atas kursi panjang, ada Diana yang sejak tadi terus menerus meneteskan air matanya. Wajahnya bahkan sudah terlihat sangat pucat. Dia trauma akan keadaan seperti ini. Dulu dia pernah berada di posisi seperti ini, menunggu sang suami bersama Rora. Namun, ternyata kedatangan dokter justru untuk menyampaikan kabar yang duka yang menyayat hatinya.      Diana mendongak untuk menatap wajah laki laki yang sudah ia anggap sebagai anaknya sendiri. "Bagaimana keadaan Rora, Alean? Dia baik baik a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD