"Ya ampun! Ke mana lagi bocah itu?" Setelah cukup banyak menggenang seluruh kisah masa lalu atas pertemuannya dengan Elyn, Evan akhirnya tersadar dari lamunannya. Ia memikirkan Elyn yang masih belum kembali. "Jangan-jangan dia tersangkut lagi di suatu tempat!" gumam Evan yang sangat mengenal sifat Elyn. Evan yang kembali merasa ganjil karena Elyn tak kunjung terlihat meski sudah cukup lama ia menunggu kembalinya Elyn dari kamar mandi itu takut bila Elyn kenapa-kenapa, atau mungkin malah sibuk sendiri di suatu tempat dan oleh sebab itu, Evan pun memutuskan untuk menyusul Elyn. Akan tetapi, belum lagi Evan mencari keberadaan Elyn, tiba-tiba saja Bella dan dan beberapa teman yang lainnya datang menghampiri Evan yang baru bangkit dari posisi duduknya itu. "Kak Nevan, apa kakak ada waktu

