Bab 42. Mau tapi Gengsi

1300 Words

"Kamu tidak bercanda, kan? Kamu ketemu Maya di mana? Apa kamu yakin itu benar-benar Maya?" tanya Bhaskara penuh semangat, membuat Aditya tersenyum. Beberapa bulan terakhir setelah berpisah dengan Maya, papanya memang tampak murung dan kurang bersemangat. "Mana mungkin aku bercanda dengan hal seserius ini, Pa. Barusan aku beneran ketemu Maya dan kami sempat ngobrol, tapi sepertinya dia masih benci sama aku. Mungkin juga sama Papa. Tapi, aku janji akan berjuang. Untuk menebus semua kesalahanku, aku akan membuat Maya kembali sama Papa. Oleh karena itu, sekarang Aku minta Papa ke sini. Kita sama-sama minta maaf pada Maya." "Iya, Papa akan segera ke sana. Tapi, apa sampai sekarang Maya masih mempertahankan anak Papa? Apa kamu lihat perutnya besar? Harusnya saat ini kandungannya sudah berusia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD