Keputusan

3178 Words

“Bagaimana, sudah kalian cari ke semua ruangan?” Raut wajah Elnath terlihat begitu panik tak karuan. Sementara semua pegawai villa mencari, Elnath sibuk menelepon Rigel terus-terusan. “Maaf, Tuan. Saya sudah mencari di bagian belakang tetapi nona Rigel tidak ada.” “CARI LAGI!” Perintah Elnath membuat pegawai perempuan itu tersentak karena baru pertama kali melihat Elnathberteriak dan terlihat  begitu khawatir. “Ba...ba....ik......Tuan.” Pegawai itu pamit dari hadapan Elnath. “Arghhhhhhhh, sial!!” Elnath mengacak rambutnya. Merasa putus asa karena sejak tadi Rigel mengabaikan teleponnya. Dari kejauhan pegawai villa yang lain berlari mendekati Elnath ingin memberi laporan. Ia bergegas sesegera mungkin dan dengan napas yang masih terengah-engah akhirnya pegawai itu sampai di hadapan Elna

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD