“Apa katamu? Kak Herald?” “Waw, sungguh di luar dugaan.” “Aku berharap aku bisa duduk dengan dia.” “Asiknya, kalian bisa satu kelas dengan Kak Herald. Huh......menyebalkan.” “Sudahlah, kau balik saja ke ruanganmu.” “Tidak, sebelum aku melihat Kak Herald.” “Aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu untuk memandangi Kak Herald.” “Aku tidak yakin bisa mengerjakan soal apalagi jika nanti aku yang duduk dengan Kak Herald.” Sekelompok murid perempuan terlihat sangat heboh begitu mengetahui jika kelas mereka akan disatukan dengan kelas XII dimana cowok most wanted sekolah berada. Semuanya nampak menaruh harapan jika merekalah yang akan duduk bersebelahan dengan kakak kelas mereka yang bernama Herald, murid laki-laki kelas XII yang selalu menjadi incaran adik kelasnya untuk curi-curi pandang.

