Part 24

806 Words

Rio memandang nanar jasad janin bayi perempuan yang berusia enam bulan di depannya. Untuk kesekian kalinya dia harus kehilangan buah hatinya. Bayi mungil itu terlihat berbeda, bukan hanya sebesar botol namun beberapa bagian tubuhnya tak sempurna. Terutama wajahnya. Dokter bilang kemungkinan besar bayinya sudah beberapa hari yang lalu meninggal, terlihat dari lebam di sekujur tubuh. Rio mendesah, apa istrinya itu tidak peka?. Bayinya sudah aktif bergerak, mengapa dia tak curiga saat seharian tidak ada pergerakan dari bayi itu. Atau Ayu terlalu fokus untuk mengganggu Lila sehingga dia tak peka akan kondisi jabang bayinya. " Pak, maaf mengganggu. Dokter ingin bertemu." Rio menoleh ke arah suster yang akan memandikan dan mengkafani sang bayi. Dengan ragu dia mengangguk, dia sudah akan mela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD