Luka yang Selama Ini Salah Alamat

626 Words

BAB 23 Luka yang Selama Ini Salah Alamat Sore mulai turun ketika Alya berjalan keluar dari perpustakaan lama itu. Langit berwarna abu-abu pucat, seolah kota kecil itu sendiri ikut menyimpan sesuatu yang belum selesai. Angin berhembus pelan di antara pepohonan sekolah. Dimas dan Arga berjalan di belakangnya tanpa banyak bicara. Ketiganya seperti sedang membawa beban pikiran yang terlalu berat untuk diucapkan dengan kata-kata. Alya berhenti di gerbang sekolah. Tempat itu tidak banyak berubah sejak terakhir kali ia berdiri di sana sebagai siswa. Lapangan yang sama. Bangunan kelas yang sama. Namun semua terasa berbeda sekarang. Karena sekarang Alya tahu— Malam yang selama ini ia anggap sebagai kesalahan terbesar dalam hidupnya mungkin bukanlah seperti yang ia bayangkan. Selama tu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD