22

1208 Words

"Hari ini Kevin tidak mengajar kelas Titah, Bara, dan Aldi," kata Kamil. "Benarkah, Mil? Kamu sudah memastikan?" tanya Aldi. "Sudah, Mas. Aku juga sudah tanya teman sekelas Titah," jawab Kamil. "Benar kata Kamil, Aldi," Bara menambahkan. "Tapi, bagaimana kamu tahu, Bara? Kita kan diminta menjaga Titah—bukan hanya Ayah, Ibu, dan Paman Bonifasius—jika Kevin tidak mengajar," kata Aldi. "Salahku. Seharusnya aku mengecek sendiri siapa yang mengajar hari ini," kata Bara. "Ya sudahlah," Aldi tertawa kecil. Kamil dan Bara ikut tertawa. "Sial! Mereka belum pulang juga. Aku tidak bisa mendekati Titah dan membawanya pergi," gumam Kevin. Pintu kelas Titah terbuka, pertanda waktu pulang sekolah. Di rumah, Mama sibuk membagikan undangan pernikahan Rivan, sementara calon ibu mertua Titah juga s

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD