Brighita menatap bingung rumah di hadapannya. Rumah minimalis yang sudah tidak asing lagi baginya. Bukannya tak suka menatap pemandangan di depannya, ia hanya bingung kenapa Dylan membawa dirinya kemari. "Ayok." ajak Dylan, menggandeng tangan Brighita. Mobil yang di kendarai Irham serta Lana di dalamnya, melaju meninggalkan mereka. Sukma, ibunda Brighita mendadak di kejutkan dengan ke hadiran sang anak serta menantunya yang sempat ia benci itu. Oho, ini baru pertama kalinya dia melihat menantu tampannya itu secara langsung. Belum mengatakan apa-apa, Sukma telah melemparkan tatapan tak bersahabat pada Dylan. "Siang, mama mertua." sapa Dylan mengeluarkan senyum termanis andalannya. "Siang." jawab Sukma sinis. Pandangannya beralih menatap penuh kerinduan pada sang putri. "Mama." Brig

