Dean dan Lily sedang menikmati malam mereka di balkon kamar. Musim sudah memasuki mendekati musim gugur hingga cuaca terasa cukup dingin. Namun untungnya Dean dengan sigap memeluk tubuh Lily tidak membiarkan dingin menyerangnya istrinya itu. Sudah hampir dua puluh tahun menikah, mereka masih terlihat romantis saja. Semakin bertambah usia pernikahan mereka, semakin mereka bisa menyikapi masalah-masalah dalam rumah tangga dengan bijak agar tidak terjadi kesalah pahaman. Mereka memang jarang bertengkar, namun sering berbeda pendapat. Namun semuanya bisa diatasi dengan baik. Semenjak tidak lagi memegang usaha otomotif, produksi anggur serta clubnya, Dean fokus pada aktivitas-aktivitas amal serta ikut bergabung dengan Alfred menjalankan bisnis baru club sepak bola di Inggris. Dean memiliki sa

