Iris Ovilette memang tidak ada habisnya untuk terus menggoda. Setelah makan malam bersama Daren, gadis itu nekat menempel pada Daren yang pergi kemana saja. Entah ke balkon melihat langit, ke dapur, ke ruang tamu, lalu sekarang berada di kamar Daren. Gadis itu benar-benar nekat, bahkan Daren sudah menyuruhnya untuk keluar. "Daren, tolong sedikit saja kau melihat ke arahku, aku sungguh mencintaimu." ujar Iris. Gadis itu duduk disamping ranjang sedangkan Daren tengah duduk bersandar di kepala ranjang. "Aku sudah sering mengatakan bukan jika kubur saja perasaan itu, karena percuma saja Iris." "Tapi kau menyayangiku kan?" tanyanya mendesak. "Ya, tentu saja, Iris! Aku menyayangimu." "Bisakah itu berubah menjadi cinta? Meskipun sedikit Daren?" "Tidak bisa, Iris. Aku sudah sering mengataka

