14. deg degan

2532 Words

Puput POV. “Elo di mana Ka?” tanyaku lewat telpon pada Naka yang sebelumnya menjemputku di rumah untuk berangkat bareng ke kampus. “Ngapa dah?” malah tanya balik. Jadi aku menggeram mendengar jawabannya. “Gue tanya ngapa, kenapa elo malah gerem kaya kucing mau kawin sih, Put?” kata Naka lagi. “Ya lagi elo, gue ke kampus bareng elo, masa elo gak antarin gue pulang lagi?” jadi ngomelkan aku. “Lah, salah elo sendiri, gak pesan buat anterin elo pulang lagi. Ya jadi gue cabutlah pas urusan sama dosen pembimbing gue selesai” sanggahnya. Bagian ini yang kadang buat aku malas minta tolong Naka. Kalo minta tolong bang Ben atau bang Irash untuk antar aku ke kampus atau kemana pun, pasti mereka berdua akan tanyakan atau make sure, kalo aku tidak akan pulang bareng mereka, atau malah pulang bar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD