45.Buat Pening| Lagi Aja

2583 Words

Ben POV. Hadeh…udah mulai diam lagi aja Puputnya, setelah aku ajak kembali masuk kamar. Apa gak suka ya, aku ajak masuk kamar rawatnya lagi??. Sampai aku berhenti dorong kursi rodanya untuk pastikan itu, sebelum aku buka pintu kamar rawatnya. “Puput ngambek sama abang?” tanyaku. Dia menggeleng membalas tatapanku. “Terus kenapa diam aja?” tanyaku lagi. “Lah, terus Puput mesti teriak teriak gitu, kaya orang gila?” jawabnya sambil tertawa pelan. Tapi kok ya aku gak yakin dia tidak ngambek ya??. “Ayo bang, masuk kamar. Kita kan mau sholat magrib” rengeknya menjeda diamku yang sibuk berasumsi. Menyerah juga aku karena sudah terdengar suara azan magrib dari masjid rumah sakit. Kedua mama aja sudah ngantri mengambil wudhu di kamar mandi. “Puput sendiri aja, udah bisa bang. Gak usah aban

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD