Puput POV. “Bang, ketemu sama bang Ben gak?, apa abang pernah ngobrol sama bang Ben belakangan hari ini?” tanyaku saat bertemu bang Irash di rumah bang Noah. Karena semakin bosan di rumah terus, aku jadi ikut mama lagi ke rumah abangku untuk menengok kak Bella yang perutnya semakin gendut dan momong Esa yang semakin pintar bicara. Dan bang Irash ada di sana juga menemaninya maminya yang datang juga menengok kak Bella, putrinya. “Gak lagi. Kenapa emangnya sama Ben?” jawab bang Irash. Aku jadi menghela nafas. Semakin buat aku berprasangka buruk. Masa iya bang Ben di pecat kerja?. Soalnya gak pernah lagi datang ke kantor. Terus baik bang Noah atau babehnya juga tidak ada yang membicarakan bang Ben. Yakan aku jadi kasihan, kalo sampai bang Ben di pecat kerja. “Di pecat kerja gak sih bang

