Epilogue

1123 Words

September. Aku bertemu dengan Abby di lobby rumah sakit milik ayahnya saat aku hendak keluar dari lift, sehabis medical check-up. "Ocin!" Serunya. Aku menoleh, melihatnya. Dia memasang wajah riang gembira dengan riasan wajah seadanya. Dia lulus tes kedokterannya, dengan nilai tertinggi kedua katanya. Tentu saja, karena aku tahu siapa yang mendapat nilai tertinggi di tes itu. "Apa lo?" Tanyaku balik. "Idih!!! Galak bener Si Bapak jadi orang! Cepet tua lho!" Balasnya, "Lo ngapain kesini?" "Medical check-up. Lo sendiri?" "Dih! Kok sama sih?" Serunya heran, "Gue juga habis check-up. Tapi, gue abis ketemu sama Bunda dulu tadi. Katanya, Eric mau ambil hasil tes darahnya, tapi nggak sempet ke sini, jadi nitip sama gue." Aku manggut-manggut paham. Om Joseph dan Tante Juwita menikah sekit

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD