21

1507 Words

Tok tok tok "Kak.." suara Qila mengetuk pintu kamar ku "Kenapa Dek? Masuk aja." "Gapapa?" "Gapapa masuk aja. Mas Dhimas nggak di kamar." Kata ku karena pernah dulu kejadian, gara-gara kebiasaan asal masuk tanpa mengetuk pintu Qila memergoki Mas Dhimas yang lagi manja-manjaan, seketika Qila pun malu dan canggung dengan Mas Dhimas, emang sih cuma pelukan aja tapi posisinya Mas Dhimas membenamkan kepalanya di d**a ku seolah dia lagi m***m, padahal itu kebiasaan kita kalau lagi santai "Wih, ganti skincare kak?" Tanya Qila melihat ku merapikan rangkaian skincare di meja rias "Hmm, iya, iseng aja sih pengen ganti." "Ih awas ajaa kalau ngeluh nggak cocok, mau tutup telinga aku." Aku terkekeh mendengar jawaban Qila, dia sekarang lebih sering jadi tempat berkeluh kesah ku sampai dulu waktu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD