25

1228 Words

“Jangan terlambat, Aldrian! Ini penting untuk masa depan hotel kita!” Teriak Harper pada Aldrian yang tengah berbaring di ranjangnya yang besar. “Mmm.” “Kita akan bertemu di sana. Aku dan Chelsea harus bersiap-siap ke salon.” “Mmm.” Harper hanya mendengar gumaman Aldrian sebagai jawabannya. Harper berdecak dan meninggalkan Aldrian lalu keluar dari rumah lelaki itu dan masuk ke rumahnya sendiri. “Sudah bilang padanya?” Harper mengangguk. “Apa katanya?” “Mmm.” “Harpo! Aku serius! Apa katanya?” Chelsea melotot padanya. “Itu jawaban dia!” Sahut Harper dengan kesal. Chelsea berdecak. “Jika dia terlambat satu detik saja, akan aku kuliti dia hidup-hidup!” “Akan kusiapkan pisau daging yang paling tajam” Kata Harper penuh semangat. Hari ini adalah hari besar untuk mereka. Setelah berbu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD