Pandora – 31

1663 Words

Tidak seperti biasanya, kali ini Gladies benar-benar malu di depan Aliando. Ia bahkan sulit mengendalikan rona wajahnya ketika Sovia menggodanya di depan Aliando. Gladies masih berdiri menyandarkan punggungnya di salah satu batang pohon besar yang tidak jauh dari tempat teman-temannya berdiri. Mengapa mata Aliando menjadi salah satu kelemahanku? Aarrgghh ... tapi aku memang tidak bisa menatap mata itu lebih lama. Aku memang sudah mengagumi Aliando jauh sebelum ia mengenalku. Gladies mengatur irama napasnya. Telapak kaki kiri gadis itu ia sandarkan ke atas batang kayu pohon yang kini ia gunakan sebagai sandaran punggungnya. Dalam keadaan masih merenung, tiba-tiba Gladies merasakan ada sesuatu yang menyentuh kakinya. Sesuatu yang lembut dan sedikit berlendir. Perlahan, gadis itu melabuhk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD