Seorang pria gagah dengan tinggi seratus delapan puluh sembilan sentimeter, kini tengah berdiri di depan tiga orang pemuda kota. Aliando terlihat santai, namun tidak dengan Ruben dan Milo. Ke dua remaja itu tetap saja bersikap awas, walau Aliando sudah meyakinkan mereka jika mereka akan baik-baiksaja. “Paman, Al kembali,” ucap Aliando dengan wajah lelah yang masih terpancar. “Ya, paman sudah menduganya, Al. Namun kalian masih belum cukup kuat sebagai tim. Sebab, semenjak Alvoso mulai mengakses perangkat ini, ia selalu berjuang dengan ke empat rekannya. Begitu juga dengan Hensen dan Kaddar. Mereka semua selalu memulainya berlima.” “Maaf, Al belum berani mengajak teman Al yang lainnya.” “Gladies dan Sovia adalah gadis-gadis pilihan. Mereka berdua adalah orang pertama yang kamu kenal di d

