Randu tiada?

1119 Words

Randu yang panik mulai menggedor-gedor box mobil yang ia tumpangi, rasa pengap dan gelap membuatnya kesulitan bernapas ditambah lagi dengan rasa panas yang membuat tubuhnya mengucurkan peluh. "Tolong!" "Tolong, berhenti, aku mau keluar!" Randu terus menggedorkan kedua telapak tangannya lada box mobil, teriknya matahari membuat box besar yang terbuat dari lempengan baja itu terasa panas seolah membakar kulit tangannya. "Tolong!" Wanita yang sudah merasakan lemas pada tubuhnya itu berjalan dengan susah payah melewati karton-karton berisi beraneka merek rokok agar bisa mencapai bagian dalam box mobil, ia berharap sang sopir akan mendengar panggilannya jika ia mendekat. "Tolong!" "Tolong!" Tetapi hasilnya tetap saja nihil, panggilannya sama sekali tidak bisa terdengar dari luar,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD