“Ingat apa pesanku.” Ben berdiri di dekat pintu menatap adiknya yang sedang mengenakan sneakers. Sedangkan Leah yang sudah memakai sepatu, menunggu dengan sabar. “Tenang saja. Begitu kami selesai, kami akan langsung pulang.” Vivi berdiri lalu mencium pipi kakaknya dengan bahagia. “Bye, Ben!” Vivi berjalan lebih dulu ke lift. Dan Leah yang hendak menyusul ditahan Benjamin. Dia menoleh. “Jangan sungkan jika ingin belanja. Vivi yang akan membayarnya nanti.” Leah tertawa pelan. “Aku punya uang, tenang saja.” Tidak menanggapi lagi karena Vivi sudah memanggil Leah, Ben mengecup cepat bibir Leah hingga wanita itu tersipu. “Selamat bersenang-senang.” Leah mengangguk. “Sampai jumpa nanti malam.” Ben bergumam. Dari daun pintu, dia melihat Leah dan Vivi memasuki lift. Setelah itu barulah me

