Bab 31. Makan Siang

1123 Words

Daren terus menggenggam tangan Arnie, hingga para karyawan yang melihat mereka lewat pun tak henti menatap dan berbisik. "Baru kali ini liat pak Daren gandeng perempuan, jadi iri," ucap salah satu karyawan. "Iya, apa setelah ini kita akan terus liat pak Daren dan istrinya mesra-mesraan di kantor. Ah kasian para jomblo," timpal karyawan lain. Arnie mengerutkan keningnya ketika mereka tiba di parkiran dan Daren membukakan pintu mobil untuknya, hal yang tak pernah Arnie bayangkan sebelumnya benar-benar terjadi. Setelah mereka masuk ke mobil, Daren pun mengendarai mobil itu dan tak lama kemudian berhenti di depan sebuah restoran mewah. "Kita ngapain kesini?" tanya Arnie. "Makan siang, emang mau ngapain lagi ke restoran kalau bukan untuk makan," ucap Daren. "Ya Tuhan, apa hari ini mataha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD