Waktu yang ditunggu Arnie pun tiba, siang ini ia sudah memasak makanan kesukaan Daren lalu mengantarnya ke perusahaan, wanita cantik itu memakai baju rapi dengan make up tipis di wajahnya. "Make up tipis kaya gini masih aja di komplain, gak make up nanti jadi bahan omongan lagi," gumam Arnie. Ia pergi dari rumah menuju perusahaan Daren diantar supir, begitu tiba di perusahaan para karyawan pun langsung menunduk hormat saat Arnie melewati mereka. "Dulu waktu mereka belum tahu aku istri mas Daren, mereka cuek banget bahkan ada yang menatap dengan sinis. Sekarang mereka semua menunduk hormat, memang pantas banyak uang ingin menjadi istri mu, Mas." gumam Arnie. Wanita cantik itu tahu banyak wanita yang ingin jadi istri suaminya, bahkan terang-terangan menggoda meski tahu Daren sudah punya

