Ayudia menopang dagu menggunakan telapak tangan, menatap lurus ke arah Lucas yang sepertinya tak peduli akan keberadaan dia disana, padahal sudah dua jam Ayudia duduk setia di sofa tanpa protes. Sejak dua jam itu pula atensi Lucas fokus menatap layar komputer besar di hadapannya, seolah tidak ada orang lain selain dirinya disana. Kaisar sedang pergi ke luar kota untuk urusan pekerjaan, Lucas memilih tinggal di kantor daripada ikut sang kakak, di rasa Kaisar bisa mengatasi pekerjaan tersebut sendiri, dia mengizinkan Lucas untuk tetap tinggal. "Ehem!" Lucas tau itu kode, dia sebenarnya juga tidak ingin mengacuhkan Ayudia, tapi mau bagaimana lagi, pekerjaan Lucas menumpuk dan harus segera di selesaikan hari ini. "Eheeem!" "Oke, fine." Lucas menyerah, dia membanting bolpoin di atas mej

