13

1501 Words

Pengkhianatan yang paling menyakitkan adalah ketika kita dikhianati oleh kenyataan. *** Berkat informasi yang didapat dari salah satu senior kenalannya yang juga aktif dalam himpunan kemahasiswaan kampus sama seperti Galen, Sakura ditemani dengan Bima, saat ini berada rumah sakit tempat Galen dirawat. Dengan langkah yang tergesa-gesa, Sakura berjalan menyururi lorong rumah sakit, sementara Bima berlari tergopoh-gopoh berusaha menyejajarkan diri di belakangnya. "Sa, tungguin gue, kek. Lo jalan cepet amat kayak dikejar-kejar Belanda aja, tahu nggak," keluh Bima yang napasnya sudah tidak lagi beraturan. Sakura mengabaikan. Sakura malah sibuk meneliti papan nama yang terpasang di sisi atas pada setiap pintu ruangan yang dilewatinya. Sampai saat Sakura menemukan ruangan yang dicari-carinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD